All In One

Selasa, 21 Juli 2015

Bandung .... Here We Ggoooooo ....


Road Trip to Bandung ...


Lebaran akhirnya yg ditunggu-tunggu ... perjalanan menuju Bandung pun dimulai ....

Bersama dgn Djoko & Family, kita berangkat dari jam 5.30 pagi agar menghindari macet ... ternyata oh ternyata hanya dalam 3 jam ude sampe bandung .. wkwkwkwk ... lancar banget ... hhmmm mungkin berbarangen dengan waktu sholat Id (emang ini sih yg kita incer) ... xixixixi

Nyampe langsung di hotel kepingin early check in ... ternyata masih penuh dan belum bisa ... hiks hiks ... Hotel yg kita pilih kali ini adalah IDEA'S Hotel ... Hotel yg baru berdiri 2015 ... cukup bersih dan nyaman ... walau sayangnya menu makan pagi hanya 2 macam ... maklum masih bintang 1 :P ....But it's ok krn cukup murah hotel ini waktu kita book di masa waktu tinggal 1 minggu ... wkwkk ...



Akhirnya perjalanan kita mulai ke Kawah Putih (Bandung Selatan),

Misteri kawah putih ci widey

Konon katanya kawasan ini merupakan tempat berkumpulnya roh halus para Prajurit Prabu Siliwangi yang Amoksa. Selain udara yang dingin, bahkan di sore hari bisa mencapai 0 derajat, suasana sunyi dan hening sangat terasa ketika memasuki Kawah Putih ini. Ditambah dengan lebatnya hutan di kanan dan kiri jalan menuju puncak kawah, semakin menambah kesan angker tempat ini.
Cerita lain Kawah Putih adalah tentang burung yang mati ketika melintas disekitar daerah ini, juga menjadi legenda tersendiri oleh masyarakat sekitar. Misteri Kawah Putih baru terungkap pada tahun 1837 oleh seorang Belanda peranakan Jerman yang bernama DR. Franz Wilhelm Junghuhn (1809-1864) ketika mengadakan perjalanan ke Gunung Patuha. Junghuhn yang tidak pecaya begitu saja terhadap cerita tersebut, terus berjalan menembus hutan belantara, sampai akhirnya menemukan danau kawah yang indah...

Kawah Putih adalah sebuah area dari kawah Gunung Patuha dengan ketinggian 2434 meter dpl (di atas permukaan air laut) yang berjarak 46 km dari Bandung (ke arah selatan). Selain Kawah Putih yang berada pada ketinggian 2194 meter dpl di Puncak Gunung Patuha, masih ada kawah lagi yaitu Kawah Saat yag terletak di puncak bagian barat. Kedua kawah tersebut terbentuk akibat letusan pada abad X dan XII. Nama Patuha sendiri konon berasal dari kata "Patua" oleh karenanya masyarakat setempat menyebutnya dengan "Gunung Sepuh" (baca: tua). Lebih dari seabad yang lalu puncak gunung Patuha oleh masyarakat setempat dianggap angker, sehingga tak seorang pun berani menginjaknya, oleh karena itu keberadaan dan keindahannya pada saat tersebut tidak diketahui oleh orang sampai akhirnya ditemukan oleh Junghuhn.

Nah kita naiknya ke Kawah Putih naik yg namanya Ontang - Anting nama lain dari Angkot, nama itu bener 2x sesuai karena selama diperjalanan kita dibuat ontang anting kan ... wkwkwk ... untuk menghemat biaya lebih baik naik ini ke atas kawah putih.

Disarankan membeli Masker untuk mengurangi Bau Belerang di kawah putih dan umumnya sekitar 15 menit saja di Kawah Putih krn Bau Belerang ... Note : Jangan sampe pingsan yah ... ga ada yg mau gotong wkwkwkwkwk ...



                                                        Ontang Anting (Shuttle Car)







                                                         Si amang lg main kecapi


Lanjut dari sini kita ke Situ Patenggan ... sekalian makan siang ... :)


Danau alami ini terletak di kawasan wisata kebun teh PTPN VIII Rancabali, sekitar 45 KM sebelah Selatan Kota Bandung.

 Yg terkenal disini adalah Batu Cinta merupakan sebuah batu berukuran besar yang terdapat di Pulau Asmara (Sasaka), karena kisah cinta Ki Santang, keponakan Prabu Siliwangi (Raja Pajajaran) dan Dewi Rengganis,  putri dari Kerajaan Majapahit. Karena Perang Bubat antar kerajaan akhirnya mereka terpisah.

Namun karena rasa cinta yang sangat dalam, mereka saling mencari dan akhirnya dipertemukan kembali di sebuah tempat yang hingga kini bernama Batu Cinta.
Setelah keduanya bertemu kembali, dikisahkan Dewi Rengganis meminta Ki Santang untuk membuat sebuah danau dan sebuah perahu untuk berlayar. Perahu itulah yang kini menjadi sebuah pulau berbentuk hati ditengah Situ Patengan.

Terdapat sebuah mitos bahwa pasangan kekasih yang singgah di Batu Asmara dan berlayar mengelilingi Pulau Asmara senantiasa mendapatkan cinta yang abadi seperti cinta Ki Santang dan Dewi Rengganis...





Karena tidak puas rasanya apabila tidak merasakan mandi dgn air panas belerang maka kita  ke Air Panas Ciwalini ....



Balik kita ke Hotel untuk istirahat .... akhirnya ... hhuuufffff ....


Hari Kedua

Bangun pagi, sarapan ... lanjut ke Trans Studio .... ini wahana yg wajib dikunjungi klo ude sampe bandung .... ga afdol rasanya klo lom kesini ... minimal 1 x lah seumur idup ... wkwkwk ..


Trans Studio bersifat Indoor wahana nya walau ada 1 wahana yaitu Yamaha Racing yg outdoor ... Trans Studio mirip dengan miniatur Dufan dalam bentuk Indoor ...












Hari Ketiga

Rencana hari ini akan pergi ke Kampung Gajah dan Dusun Bambu di Bandung Utara .... tapi apadaya karena area Setiabudi kita denger begitu macetnya dan tidak bersahabat ... akhirnya kita trip ke Kampung Cai di dekat Situ Patengan .... tapi baru sampi di kaki bukit saja sudah kendaraan tidak bergerak .... macet dari Kopo hingga ke atas ... yg lagi lagi membuat kita harus membatalkan kunjungan kesana .....

Akhirnya kita memutuskan ke Paskal Food Market, disamping perut sudah berbunyi .... Paskal Food Market merupakan Pusat Kuliner terkenal di Bandung di area Pasar Kaliki ... Tak lupa pula dan tak lengkap pula apabila ke Bandung ini kita tidak ke Kartika Sari .... Pusat oleh oleh terkenal .... Dan akhirnya kita pulang menuju Jakarta ....

C U Bandung Selatan ...









Tidak ada komentar:

Posting Komentar